Selamat datang di Jalantapak.Com

Hikmah Perjuangan Dibalik Permainan "Tap Benteng"

Friday, September 20, 20130 komentar




Kenal dengan permainan "Tap Benteng"? Ada yang pernah memainkan permainan tradisional ASLI Indonesia yang satu ini?

Ya, permainan Benteng ini merupakan permainan yang dimainkan minimal 4 orang sampai 8 orang bahkan lebih dengan area permainan yang tidak dibatasi, kalau sobat mainnya di komplek perumahan atau di gang-gang, bisa jadi sobat memanfaatkan seluruh areal perumahan untuk memainkan perpermainan ini. Biasanya sebuah tiang, pohon atau tembok pilar dijadikan benteng oleh masing masing grup.

Tujuan permainan ini adalah menyerang atau menguasai benteng lawan dengan meyentuh pilar atau tiang sambil meneriakkan kata "Benteng". Atau dengan cara lain yaitu dengan menawan anggota kelompok lawan degan menyentuh badannya.

Sobat, ternyata permainan "Tap Benteng" bukan hanya sekedar permainan biasa saja loh, permainan yang diduga "diciptakan" pada zaman penjajahan di Indonesia dulu merupakan permainan simulasi yang diadaptasi dari proses perebutan kemerdekaan oleh para pahlawan terhadap penjajah Indonesia. Anak-anak dahulu dilatih bagaimana menciptakan strategi yang jitu untuk menguasai pertahanan atau benteng lawan, tidak heran jika di tengah permainan ada yang 'ngumpet' atau menyelinap di semak-semak demi menguasai benteng lawan disaat lawan lengah atau benteng sedang ditinggal oleh kelompok lawan.

Sobat, betapa hebat yah permainan tradisional Indonesia kita, dibalik permainan yang sederhana itu terdapat hikmah yang luar biasa untuk di dapatkan, salah satunya adalah mengasah otak kita dengan strategi. Kelompok mana yang pintar mengatur strategi, mereka yang menang.

Bagi sobat yag belum pernah main, cobalah mainkan bersama teman-teman yang lain, dan rasakan keseruannya :)
Share this article :

Post a Comment

Support : Jalantapak | Jalantapak | Johny Template | Mas Templatea | Pusat Promosi
Copyright © 2017. Knowledge | Family - All Rights Reserved
Template Created by Jalantapak Modify by jalantapak.com
Proudly powered by Blogger