Selamat datang di Jalantapak.Com

Bukan sekedar Siskamling

Monday, December 2, 20134komentar

Siskamling atau yang biasa juga disebut "ronda", bukan hanya sebatas untuk pengamanan tambahan di lingkungan tempat tinggal kita, namun ada nilai tambah sebagai warga setempat jika aktif dalam kegiatan yang satu ini.

Bisa jadi saat ini sudah jarang kita lihat atau dengar ada kelompok warga yang melakukan kegiatan siskamling, terutama di komplek-komplek perumahan. Biasanya tugas ini sudah ditangani dengan satpam setempat.

Baru minggu ini saya kedapatan jadwal ronda, apalagi berposisi sebagai koordinator grup ronda (saya masuk di grup 3 dari 5 grup yang ada). seperti yang sudah dijadwalkan oleh koordinator keamanan RT kegiatan ronda di komplek perumahah saya dimulai setiap malam sabtu dari jam 11 malam sampai jam 4 pagi.

Sangat disayangkan memang selama 3 minggu kegiatan ronda ini berjalan, hanya diikuti oleh beberapa orang saja dan bisa dikatakan orangnya itu-itu saja. Padahal, koordinator siskamling sudah merotasi peserta ronda untuk setiap grupnya.

Mungkin ada alasan tertentu sehingga peserta ronda tidak dapat hadir pada saat jadwal rondanya tiba. Tapi, alangkah sayangnya jika yang tanpa ada halangan apapun ia tidak ikut ronda. Biasanya sih karena malas, malas ngumpul, malas ketemu salah satu peserta, atau malas melek. Padahal dibalik misi ronda untuk mengamankan lingkungan, ada nilai positif didalamnya.

Ronda bisa dijadikan alat komunikasi dan sarana silaturahmi antara pengurus RT dengan warga, atau warga dengan warga. Ini bisa menjadi ajang temu warga secara informal yang mungkin saja ada warga yang satu dengan warga yang lain tidak pernah ketemu di kesehariannya. Sehingga, membuka peluang bagi mereka untuk mengenal tetangga-tetangganya.

Selain itu dengan terbukanya komunikasi tersebut proses pertukaran informasi antara warga yang satu dengan warga lainnya akan terjadi, mungkin ada yang baru tahu kalau tetangganya kerja di tempat A, baru tahu tetangganya kenal dengan si itu yang juga dikenalnya, atau mungkin baru tahu kalau tetangganya baru beli mobil baru,hehehe...

Satu lagi, dengan mengikuti ronda juga kita bisa mengetahui karakter dari setiap kepala keluarga, mana yang peduli dengan lingkungan mana yang tidak. Sekali atau dua kali absen tidak ikut ronda mungkin masih bisa ditolerir, tapi kalau sudah sampai 3x tidak ikut dan tidak ada kabar, penilaian sebagai warga atau kepala keluarga yang kurang peduli dengan lingkungan bisa jadi sudah ter 'cap' di mereka. Ibaratnya hukum alam lah, kalau ada pertemuan warga dan orang yang tidak peduli dengan lingkungan kebetulan datang lebih banyak protes ke pengurus RT, sekedar di 'iya' kan saja alias angin lalu.

Setelah mengetahui bahwa ronda bukan hanya sekedar menjaga lingkungan saja, alangkah lebih baiknya kalau kita terima jadwal ronda diusahakan untuk ikut, apalagi bagi warga baru, ini menjadi satu peluang untuk memperkenalkan diri kita di lingkungan yang baru dan menunjukkan bahwa kita peduli dengan lingkungan setempat.

Jangan ragu atau malu datang ke pos Kamling, pada dasarnya setiap koordinator ronda pasti mengharapkan semua peserta ronda bisa hadir dengan niat mempererat tali silaturahmi.

Yuk rondaaaa....

Tuweeeng....tuweengg...tuweeengg.... *pukul tiang listrik.


Share this article :

+ komentar + 4 komentar

Post a Comment

Support : Jalantapak | Jalantapak | Johny Template | Mas Templatea | Pusat Promosi
Copyright © 2017. Knowledge | Family - All Rights Reserved
Template Created by Jalantapak Modify by jalantapak.com
Proudly powered by Blogger